Patofisiologi Penyakit Keloid

Penyakit keloid adalah sebuah gangguan kesehatan kulit (penyakit) dimana terjadi poertumbuhan jaringan parut di permukaan kulit tersebut. penyakit keloid terjadi karena senyawa kolegan yang terdapat di permukaan kulit diproduksi secara berlebihan, sehingga hal ini menyebabkan munculnya sebuah benjolan di permukaan kulit, terutama benjolan tersebut akan muncul jika kulit mengalami bekas luka, banyak orang yang mengatakan bahwa benjolan penyakit keloid tersebut sebagai penyakit daging tumbuh, akan tetapi secara definisi, sebenarnya kedua penyakit tersebut sangatlah berbeda jauh.
Patofisiologi Penyakit Keloid
keloid di kulit lengan
Penyakit keloid muncul karena banyak sekali faktor, mulai dari faktor keturunan, tempat hidup (industri) hingga terjadi karena faktor gaya hidup yang kurang sehat, akan tetapi faktor yang pasti menyebabkan penyakit keloid belum diketahui hingga sekarang, walaupun begitu, banyak penderita keloid berasal dari riwayat keluarga sebagai penderita.

Sebenarnya jika dilihat dari kacamata medis penyakit keloid pada bukanlah penyakit berbahaya, tidak seperti tumor, kista ataupun kanker, karena penyakit keloid tidak akan menimbulkan dampak apapun terhadap tubuh, akan tetapi walaupun tidak berbahaya, banyak juga para penderita keloid merasa terganggu dengan munculnya jaringan parut tersebut, terlebih jika benjolan keloid muncul di area yang sangat mudah terekspos atau terlihat, maka akan menimbulkan penampilan menjadi buruk dan rasa percaya diri menjadi berkurang.

Penanganan Penyakit Keloid

1. Suntikan Cartisone

Suntikan cartisone atau yang sering disebut dengan suntik steroid merupakan penanganan keloid yang berguna untuk mengecilkan benjolan keloid dan meratakan benjolan tersebut agar sama dengan permukaan kulit lainya. Suntikan staroid biasanya dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali, hal tersebut berguna agar pasien mendapatkan penanganan yang lebih baik dan efektif, walaupun begitu, suntik cartisone juga akan menyebabkan efek samping yakni kulit mengalami kemerah-merahan.

2. Panggunaan Laser

Penggunaan laser juga merupakan penanganan penyakit keloid, laser berguna untuk meratakan dan menghilangkan kemerahan kulit akibat dari suntikan cartisone atau steroid, jika menggunakan laser, maka pasien tidak akan merasakan kesakitan, selain itu pasien juga akan lebih cepat sembuh jika melakukan operasi laser keloid ini.

3. Penggunaan Silikon

Penggunaan silikon juga merupakan metode penanganan penyakit keloid, baiasanya selembar gel silikon akan diletakan diatas benjolan keloid selama beberapa jam, hari dan bahkan minggu. Banyak pasien yang menggunakan silikon untuk menghilangkan benjolan keloid mereka, karena cara ini tidak menimbulkan rasa sakit apapun.

4. Interferon

Interferon adalah semacam protein yang berguna untuk melawan virus ataupun bakteri yang terdapat di dalam tubuh kita, interferon juga bisa digunakan untuk menghilangkan penyakit keloid, cara ini biasanya dilakukan dokter dengan cara menyuntikan interferon ke area benjolan keloid secara rutin sesuai dengan dosis pasien masing-masing.

Demikian ulasan mengenai patofisiologi penyakit keloid.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel